
Hari kedua ane mengikuti lokakarya mengenai Government Finance Statistics yang diadakan oleh Kementerian Keuangan di Hotel Borobudur Jakarta. Sebenarnya gak ada yang salah sama lokakarya ini, cuma AC yang terlalu rendah suhunya dan fan yang amat kenceng membuat ane berkali2 pengen ke toilet karena perut kembung.
Mumpung di toilet, mari menulis cerita yang ane dengar pagi ini. Cerita ini dari Mas Gobar, yang kemarin dia menceritakan temannya si Adeng dan si Ucup. Kali ini ia menceritakan tentang Om Mul. Om Mul ini masih keluarga Mas Gobar. Semula ane dan Mas Gobar cerita tentang raja2 Jawa. Dari situ, ane tahu kalau bokap Mas Gobar adalah seorang priyayi dan tercatat di buku silsilah Mangkunegaran. Om Mul-lah yang berjasa mencarikan silsilahnya dan mencatatkan keluarganya di buiku kraton tersebut.
Om Mul saat ini berada di Mesir, dia bekerja sebagai staf pengajar di sekolah Indonesia di sana. Om Mul bisa bekerja di sekolah itu karena dia multi talented. Untuk menghemat biaya, sekolah2 tersebut biasanya mencari guru yang bisa mengajar banyak mata pelajaran. Background pendidikannya adalah matematika, tapi saat pertama kali bekerja sebagai guru di Indonesia, dia adalah guru seni musik. Kok gak nyambung ya? Ternyata si Om adalah seorang musisi juga. Dia punya group band yg sering manggung di Putri Duyung Cottage. Dia dulu jg pernah menjadi composer musik pada acara kampanye salah satu partai politik di senayan.
Akhirnya Om Mul menerapkan ilmunya juga ketika menjadi dosen ekonometrika di salah satu universitas di Jakarta. Dan ternyata, salah satu mahasiswa si Om akhirnya menjadi istri dari Mas Gobar. Dunia memang sempit. Walaupun si Om ini orang Solo yang konon katanya terkenal dengan Islam Abangan, tapi si Om sangat alim, bahkan paling alim diantara saudara2nya.
Mendengar cerita tentang Om Mul, ane jadi berpikir, kayaknya orang yg multitalented bakal kepakek dimana2, dan gak bakal deh kelihatannya jadi pengangguran, terus mengemis di jalan kayak orang2 dari suatu desa di Indramayu itu. Punya banyak ilmu pasti suatu saat ada gunanya. Ane jadi teringet sama Anggito Abimanyu, yg seorang dosen, ahli ekonomi, pejabat, musisi, dan pemain basket. Orang yg multitalented emang keren.
Yup, sayang sekali, sekeren apapun orang, kalau sudah kembali ke toilet, ya yang keluar sesuatu yg bau juga, tu artinya manusia gak boleh lupa ama kodratnya, kodrat kalau sudah di toilet akhirnya ngeden juga.
Ngeden bareng2 yuk..
No comments:
Post a Comment