Wednesday, September 28, 2011

29 Sep 2011 - Di Depan Toilet Kantor - Mari Bekerja Menggunakan Hati, Boker Pun Harus Menggunakan Hati




Pagi yang cerah bagi sang Dana. (nama orang nih). Seperti biasa ia berangkat ke kantor dengan motornya, sembari mendengarkan MP3 di sepanjang perjalanan (hal yang kayak gini sebaiknya tidak ditiru, kalau ketahuan Polisi, bisa ditilang). Dia tampak senyum sumringah, yap, karena dia hari ini akan mendapatkan paket kiriman sarung tangan baseball-nya. Sarung tangan baseball lamanya yang mengingatkan dia akan tangkapan dia yang keren sewaktu masih jadi pitcher dulu.

Sesampainya di kantor, dengan penuh senyum dia menyapa Kokok, temen kantor yang kebetulan dititipin kalau ada paket datang. Sambil mengobrol kecil dengan penuh canda (but not flirting), tiba-tiba masuklah sesosok bertubuh tambun bak gentong di yang terisi air penuh, Dan terjadilah percakapan antara Dana dan Big Boss-nya.

Big Boss: Dan, mana kerjaan lu yang xxx itu, kok gak selesai-selesai??

Dana : Iya Pak, ini saya mau selesaikan, saya lupa kemarin, saya baru teringat hari ini.

Big Boss: Lu kok lupa-lupa terus, kerjaan itu sudah lama kali, sudah berapa minggu kau kerjain, masa gak kau ingat-ingat. MAKANYA KALAU KERJA PAKAI HATI. Aku aja kalau kerja selalu kuingat-ingat, bahkan sampai mau tidur pun aku masih ingat pekerjaanku. Bahkan sampai aku gak bisa tidur karena ingat pekerjaanku.

(dan sekali lagi, adegan yang bagus akan saya rewind)

Big Boss: MAKANYA KALAU KERJA PAKAI HATI

(mantap nih bos)

Dana langsung pucat pasi, muka berubah menjadi hijau, sambil menahan perasaan, entah dia mau marah atau kesal atau apalah, ya sudahlah.

Aku mendengar cerita itu dengan penuh haru (atau pengen nahan tawa). Wow, suatu pelajaran berharga, dimana dalam setiap melakukan pekerjaan apapun, agar melakukan hasil yang maksimal, kita harus melakukannya DENGAN HATI. Yap sekali lagi, mari bekerja DENGAN HATI. Seperti livery yang ada di Motornya Pedrosa, One Heart!!!

Akhirnya istilah One Heart di kantorku jadi populer hanya karena peristiwa itu. Tapi sebenarnya, memang benar adanya, kalau kita bekerja DENGAN HATI, tulus dan ikhlas, kerja kita akan menjadi lebih baik, tidak sembarangan, dan hasilnya memuaskan. Tapi itu makna konotasi, kalau makna denotasinya yang diambil, bekerja DENGAN HATI berarti, DIAM SAJA, SEMUA CUKUP DIPIKIRKAN DALAM HATI SAJA. Kalau si Dana memaknainya dengan denotasi, maka ia cukup diam saja, dan ketika ditanya, "mana kerjaanmu?" cukup dijawab oleh si Dana "sudah Pak, sudah saya kerjakan DENGAN HATI".

Ngomong-ngomong soal DENGAN HATI, daritadi aku sudah nahan perut ini sambil terkentut-kentut, siapa sih yang boker lama banget, kayaknya sudah 1 jam lebih. Jegrek, pintu toilet terbuka, dan keluarlah si Big Boss. Oh, dia ternyata. Memang dia mengerjakan segalanya DENGAN HATI, termasuk boker pun harus DENGAN HATI.

No comments:

Post a Comment